
pada jaman dahulu tinggal lah sebuah suku bernama suku "bergi" semua orang juga tau kalau jaman dulu manusia tidak terlalu pintar , pada saat suku "bergi" berburu ia menemukan sebuah bunga berbau wangi tidak di ketahui itu bunga apa dan bentuk yang sangat aneh akhir nya di bawalah bunga aneh itu ke sebuah orang pintar atau dukun , dukun berkata "ini adalah bunga yang luar biasa bunga titipan roh yang maha agung"
dan kepala suku yang bernama BumBum berkata
"jadi apa nama bunga itu ??"
dukun berkata "saya juga tidak tau apa nama bunga itu tapi ini adalah titipan roh agung yang akan membuat suku kita semakin terkenal"
kepala suku : "bagaimana kita nama kan itu bunga *bangi* sesuasi dengan nama kakek moyang kita banil dan suku kita bergi"
semua orang : "setujuu !!"
pada malam hari anak kepala suku itu yang bernama Benzo mengambil bunga bangi itu dan mencoba membuat ramuan ke dalam bunga itu dia melakukan nya di tempat tersembunyi yang hanya di ketahui oleh Benzo , dia pun mencampurkan bubuk2 ke bunga itu dan mencoba membeku kan nya dengan alat dukun yang bisa merubah benda cair ke benda padat dan benzo mencoba bahan yang dia buat ke badan nya dia mencoba nya sangat wangi benzo pun cepat2 ke desa nya yang berjarak 100km dari tempat persembunyian benzo dan saat terburu2 benzo tidak sengaja dan tidak menyadari nya malah mengambil batu dan dia menggenggam batu itu erat2 sampai ke desa nya saat sampai desa nya di desa nya kelihatan rame
Benzo : "ada apa ini ramai sekali ??"
pedagang : "kita di panggil kepala suku ayo cepat benzo ngomong2 badan kau wangi sekali"
semua pun sudah berkumpul
gensi (pengawal kepala suku) : semuaaaa diammm !!
kepala suku : bunga wangi itu yang bernama *bangi* telah hilang .. !!
semua : hah hilangg ? kenapa ?? gawattt .. itu kan titipan roh agung
gensi : diammm semuaa !!
kepala suku : Benzo aku curiga dengan mu aku melihat kau tergesa2 tadi dan habis dari mana kau ??
Benzo : anuu !! (gugup)
kepala suku : jangan2 kau yang mencuri ya ??
Benzo : iya ayah aku yang mencuri
semua : apaa ?? benzoo ??
kepala suku : beranii sekalii kau benzooo !
ternyata kau penghianat !
Benzo : aku tidak berhiaknat ayah
aku mencoba membuat desa ini terkenal
aku membuat sebuah pewangi badan
buktinya badan aku wangi coba saja
semua : wah benarr !!
kepala suku : aku masih tidak percaya
kalau itu sih aku bisa memakai obat dukun
dukun : tunggu aku merasakan sesuatu yang aneh
sepertinya anak ini benar coba nak kau tunjukan barang yang telah kau buat
itu dan dimana kau membuat nya ??
Benzo : aku membuat nya di bawah pegunungan dekat sungi menow
di balik pohon tua dekat situ ada rumah
itulah tempat aku ya kira2 100km dari sini lah jika kesana
memerlukan waktu 5 Jam
dan ini aku bawa bangi itu nihhh .. !!
(ternyata sebuah batu)
semua : batu ??
Benzo : tidak mungkin pasti aku
mengambil yang kanan tidak mungkin
aku menaruh nya di tempat persembunyian itu
semak2 : creeesekkk creesekk
semua : suara apa itu ?? dan siapa itu ??
ternyata ada sebuah penyusup dari desa "caka"
dia segera melapor ke kepala suku dan ingin cepat2 mencuri bangi itu
dan kedua suku itu sudah sering berperang selama 3 abad
gensi : kita harus cepat2 mengambil
bangi itu di gunung menow ayo cepat !!
semuaa pasukan bersiapp !!
BumBum : awass benzoo!!
tertancap lah peluru tidur buatan desa bergi
bumbum : gawatt anak ku hei bangun lah , dukun kapan anak ku bisa pulih ??
dukun : 9 minggu lagi itu obat yang sangat kuat sekali
dia membuat obat itu selama 68 hari
hanya untuk 1 buah obat
gensi : sebaiknya kita jangan mengambil bangi itu biarkan sajalah
aku takut akan banyak rakyat yang nasib nya lebih buruk dari Benzo
bumbum : benar aku setuju dengan mu !!
dukun : jangann !! menurut ramalam akan datang sebuah benda wangi
dan hilang menjadi harta
tidak berguna
yang sebenarnya sangat berguna
sampai kiamat
itu yang di katakan kakek moyang ku
yang tak punya nama
itu sekitar 2000 tahun lalu
dan akan terjadi seharus nya 134 tahun yang lalu
dan itu waktu yang di tunggu2
oleh semua suku hingga tidak terjadi juga
akhir nya setiap desa jarang mempunyai peramal
Keesokan hari nya
bumbum :
ayo semua bergegas kita akan berperang dan menemukan keajaiban
semua siapp ?
semua pasukan : siapppp !!!
dan suku caka juga sudah siap
membawa 1000 pasukan sedang kan suku bergi membawah 900 pasukan
itu adalah pasukan yang dianjurkan oleh dukun
saat di perjalanan semua pasukan mulai dari suku bergi dan caka
berpencar
saat berjalan 50 orang suku caka melihat 10 orang suku bergi
karena tempat yang luas nya 10000000km mereka berpencar
dengan orang yang sedikit
saat 10 orang melawan 50 orang
pasukan caka takut dengan 10 orang pasukan bergi
karena sebagian dari pasukan caka
tidak pernah ikut perang sebelum nya
dan berlatih hanya 1 bulan
10 orang pasukan bergi yang handal dalam berperang
membunuh
pasukan caka satu persatu
hingga pasukan caka mati semua dan pasukan bergi tinggal 3 orang saja
akhir nya kedua suku itu
mengumpulkan kembali semua pasukan
dan dua suku itu istirahat di sebuah danau karena memang melewati danau
saat suku bergi beristirahat
suku caka sedang berjalan menuju danau
yang ingin beristirahat juga di danau
tiba2 suku bergi di serang secara sembunyi-bunyi
oleh suku caka
karena kebodohan suku caka dalam berperang
suku bergi tidak banyak yang meninggal
akhirnya semua suku bergi berlari ke balik pohon sambil membawa senjata
karena kesusahan menembak suku bergi memancing suku caka ke lahan yang luas
tidak ada pohon atau apapun tempat nya
sangat terbuka
akhirnya kedua suku itu berperang dengan berhadap2an
saat peperangan telah bermulai dengan sengit
datang lah sebuah Naga yang dinamakan *king of all dragon*
itulah yang menjadi alasan mengapa semua orang tidak berani
berada di sekitar sungai menow karena naga ini adalah
penguasa di sungai itu
naga itu mempunyai besar sayap 70 meter
dan panjang dari kaki sampai kepala adalah 65 meter
naga berwarna hitam
dan kepala berbentuk mahkota itu mengamuk
karena saat dia sedang tidur selama 1 bulan yang di lakukan satu tahun sekali
itu memang rutinitas dia agar dia bisa beristirahat kembali ia ingin membunuh semua
orang yang telah mengganggu nya
semua pasukan berlari ke balik bebatuan itu
tanpa saling bunuh dan peperangan telah di lupakan karena
saking takut nya semua pasukan
akhir kepala suku caka dan kepala suku bergi
mengumpat ke dalam goa besar mereka baru sadar
bahwa yang di sebelah nya adalah musuh
akhirnya mereka bertarung dengan sengit
sampai 2,5 Jam berlangsung
dan ada orang tua , dekil , dan bau
menghampiri dari kegelapan goa itu
dan dia berteriak "STOPPPP"
orang tua itu berteriak keras sekali
hingga naga mendengar dan berteriak lebih keras dan membakar semua hutan
akhirnya dua kepala suku itu berhenti berkelahi
dan berkata
"jangan lah kalian berkelahi kalian hanya demi harta bodoh dan kaliah tidak tahu
apa itu kalian mengorbankan beribu2 nyawa seperti angin
aku
pun sama tapi itu dulu
aku dan adik ku sedang memburu
kepala tengkorak emas
dan itu sekitar dua bulan yang lalu
saat itu kami menemukan kepala tengkorak emas itu
aku mengambil dan mengangkat nya
lalu tiba2 adik ku langsung merebut nya
karena kepala tengkorak emas itu
bisa membuat 10 permintaan
tapi hanya 1 orang yang boleh menyebutkan nya
"
lalu di potong lah
oleh kepala suku caka berkata : lalu kemana tengkorak emas itu ??
pria tua : dengar lah cerita aku dulu , ketika adik ku merebutnya tiba2 aku tidak tahu kenapa merebut nya sendiri dengan paksa dan kami berdua saling membenci dan berjanji tidak akan menggunakan kepala tengkorak emas itu karena kami tidak ingin terjadi hal apapun
memang itu kebiasaan kami jika kami bertengkar
kami akan berbaikan ya kira2 dua hari atau 1 jam lah
tetapi sudah seminggu kami bermarahan
dan aku tidak tahan dengan sikap adik ku aku juga tidak tahu mengapa aku bisa seperti itu
akhirnya aku mengambil kepala tengkorak emas itu
dan meminta agar
adik ku *dijadikan hewan dan membenci ku dan aku juga membencinya*
dan terkabulah saat adik ku menghampiri ku dari belakang dia berkata " kak apa yang kau lakukan ?? aku mau mengatakan sesuatu kak
aku ini bodoh aku mau minta maaf
sebenarnya dari awal gara2 kepala tengkorak emas itu
aku benci kepada kepala bodoh itu
aku bukan benci kepada kakak
aku membencinya karena telah membuat kita seperti ini
"
dia berkata seperti itu
aku menjawab aku juga dik dengan senyum dan kami saling berpelukan
5 menit kemudian adiku menjadi besar
dan bersayap dan menghancurkan isi goa
tiba2 adiku berubah menjadi sebuah Naga
aku pun sedih dan aku menyendiri selama 2 bulan ini jadi
jangan lah kalian bertengkar walau hanya sebatas saudara antar suku kalian itu
1 darah satu kakek satu nenek ayolah kalian berjabat tangan lah"
bumbum : wah sabar ya !! aku baru sadar ternyata aku salah
kepala suku caka : tidak kok aku minta maaf ya
AKHIRNYA MEREKA DAN DUA SUKU MEREKA BERDAMAI
DAN SIAP MENCARI BANGI ITU
dan tiba2 dukun itu datang dan berkata
aku membaca pikiran dari Benzo
aku tahu dimana letak bangi itu
ikuti aku
akhir nya dua suku itu mengikuti dukun
itu dan melihat sebuah rumah dan pasukan yang lain berjaga2 mengawasi naga yang mengamuk
dan gensi si pengawal kepala suku mencium harum bunga yang sangat wangi
dan menemukan bangi itu
dan bumbum si kepala suku bergi
mengucapkan
"aku kasian kepada kake tua itu jika aku punya permohonan
aku meminta agar adik dari kakek itu di balikan seperti semula dan seluruh umat di dunia hidup abadi selamanya ! "
dan ternyata itu bunga pengabulan
dan berubah lah naga menjadi manusia yang mukanya hampir mirip dengan si kakek tua itu
dan mereka menemukan sebuah pewangi badan (sabun) yang di beri nama bangi
dan mereka menyadari bahwa harta karun yang di dapat adalah perdamaian dan kerja sama
yang telah di lewati selama 3 abad lebih.
PERDAMAIAN ITU HANYA BAYANGAN
YANG TIDAK AKAN TERLIHAT
TANPA CAHAYA
maksud nya
PERDAMAIAN TIDAK AKAN TERLIHAT
JIKA KITA TIDAK MENCOBA
HAL YANG BAIK DENGAN SEBUAH MUSUH
#TAMAT#
PENGETIK & IDE : MAYDAN RIZKI
email : maydan_rizki@yahoo.com
dilarang membajak walau hanya
mengetik ulang dan tanpa izin dari email saya
ataupun mengambil ide cerita
....
"Jangan menyia-nyia kan barang apa lagi seorang anak atau orang yang anda sayangi
karena dia adalah benda yang akan menemani anda selama anda
membenci orang / menahan emosi"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar